[Series] A Story About Member BTS (Secret Admirer)

secret admirer

Judul : Secret Admirer (Series Jungkook)

Author : Park Hyun Hwa / Triska_ (@Triska_ApriliaA)

Genre : Fluff, Romance.

Rating : T

Length : Ficlet, Series.

Main Cast : Jeon Jungkook, Jung Seo Ra (You)

Other cast : find it by yourself^^

Disclaimer : ff murni pemikiranku, pertama kali di publish di wordpress pribadi klik. Don’t be plagiarism ! Don’t bash ! RCL please 🙂

Summary :

Izinkan aku untuk menjadi penggemar rahasiamu, noona !

~ Secret Admirer ~

 

Jungkook POV

 

Hari ini, di sekolah baruku sedang diadakan masa orientasi siswa, tak hanya di sekolahku saja tetapi semua sekolah yang ada di Seoul ini pada saat tahun ajaran baru selalu ada kegiatan sepeeti itu. Masa Orientasi itu adalah masa dimana semua murid baru dikenalkan dengan tata tertib, dan juga semua ruangan yang ada di sekolah ini.

Aku pun mendapatkan ruang kelas di gugus 6. Sebuah gugus yang didampingi oleh kakak kelasku saat SMP yang aku kagumi sampai sekarang. Aku mengagumi senyumannya yang manis seperti madu, matanya yang sipit sehingga saat tertawa bisa membentuk eye smile, suaranya yang merdu seperti kicauan burung di pagi hari yang menyejukkan hati bagi siapa saja yang mendengarnya, rambutnya yang hitam pekat juga lurus itu. Ia bernama Jung Seo Ra.

“Ya Tuhan, apakah dia tersenyum kearahku?” Aku tersenyum sendiri. “Atau hanya khayalanku saja karena aku terus melihatnya? Tapi tidak mungkin, ini jelas dia sedang tersenyum kepadaku. Mata kita saja sudah seperti bertemu.” Aku mengatur nafas yang sesak ini. “Atau jangan-jangan senyuman itu untuk lelaki yang ada di samping kiriku?” Aku melirik kearah kiri. “Aishh, Jeon Jungkook fokuslah ke depan, fokuslah ke materi yang diajarkan pendamping.” Batinku sambil menggeleng-gelengkan kepalaku sendiri.

“Hei ! Kamu yang barusan menggeleng-gelengkan kepala. Apa kamu sakit?” Tanya salah seorang kakak pendamping yang aku idolakan, siapa lagi kalau bukan Seo Ra noona. “Ya Tuhan, dia datang ke arahku lalu dia perhatian sama aku.” Pikirku sambil tersenyum-senyum.

“Ah.. ehh.. aku tidak.. apa-apa noona.. iya aku tidak apa-apa.” Ucapku gugup, karena Seo Ra noona sudah ada di sebelah kananku. “Oh baiklah kalau begitu, kalau kamu sakit bilang ke pendamping gugus ya.” Katanya. “Hmm, iya noona.” Jawabku, kemudian Seo Ra noona pergi kembali ke depan.

Ada apa dengan jantungku? Jantungku berdetak tidak normal lebih cepat dari biasanya? Aku memegang terus dadaku sampai teman sebangkuku menyadari perbuatanku barusan.

“Apa yang barusan kamu lakukan?” Tanya teman sebangkuku itu.

“Ah.. tidak apa-apa kok.” Jawabku santai.

“Apa kamu kenal dengan noona tadi?” Tanyanya santai.

“Hahh.. tidak aku tidak kenal.” Jawabku dengan nada yang bisa dibilang cukup keras karena pertanyaan barusan memang mengejutkan bagiku.

“Siapa yang tidak kau kenali?” Tanya pendamping gugus selain Seo Ra noona, sambil melihat-lihat daftar absennya, mungkin ia sedang mencari namaku. “Jeon Jungkook.” Tuh kan benar sekali dugaanku. “Tadi kan saya sudah bilang jangan ada yang bicara sendiri saat saya sedang menjelaskan peraturan ini akan kena hukuman.” Kesalnya.

“Kapan noona berbicara seperti itu? Apakah mungkin aku yang tak sadar karena terlalu sibuk memikirkan Seo Ra noona? Aishh lupakanlah Jeon Jungkook.” Pikirku dalam hati.

“Jung Seo Ra, tolong bawa dia ke halaman depan sekolah, dan hukum dia.” Perintahnya dengan suara lantang.

“Baiklah Seung Ri.” Jawab Seo Ra noona. “Oh ternyata namanya Kim Seung Ri. Ya Ampun kakak jangan ganas-ganas gitu dong jadi orang.” Komentarku akan sikapnya dalam hati.

“Jeon Jungkook, ikut aku.” Perintah Seo Ra noona kepadaku. Dengan refleks aku mengikutinya dari belakang tanpa ada paksaan darinya.

Selama perjalanan menuju halaman depan sekolah yang membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit karena letak lokasi gugusku berada di halaman belakang kami hanya diam membisu. “Noona, berdiam begini saja aku sudah senang apalagi jika kita bercanda tawa.” Khayalku yang sudah tak terkendali untuk memikirkan masa depanku dengan Seo Ra noona.

Setibanya di halaman depan sekolah kami hanya duduk. “Apa yang membuatmu teriak seperti tadi saat dikelas?” Tanyanya santai.

“Karena noona.” Jawabku refleks, seketika aku langsung menutup mulutku dengan kedua tanganku.

“Apa maksud kamu Jungkook?” Tanyanya lembut. “Ya Tuhan, tadi sama Seung Ri noona disuruh menghukum tetapi saat disini tidak dihukum sama sekali dan hanya ditanyain sama Seo Ra noona. Noona, tidak salah lagi jika aku mengagumimu, kau sungguh berhati baik noona.” Batinku.

“Sebenarnya aku itu penghemar rahasia noona sejak SMP.” Jawabku, “Sejak SMP? Memangnya kamu adik kelasku ya? Sepertinya aku tak pernah melihatmu” Tanyanya tak percaya. “Memang noona tak pernah mengenalku ataupun melihatku karena memang aku itu selali sembunyi-sembunyi saat aku melihat noona bersama teman-teman noona.” Jelasku singkat.

“Jeon Jungkook, sebelumnya aku berterima kasih karena kamu sudah menjadi penggemar rahasiaku yang sekarang bukan lagi penggemar rahasia, dan aku juga mohon sama kamu jangan pernah memikirkanku saat sedang dijelaskan seperti tadi, untung saja aku yang nanganin kamu coba saja kalau sama Seung Ri eonni pasti sengsara kamu. Hehe.” Sarannya kepadaku. “Apa mungkin aku salah sampai-sampai orang yang kagumi saja bisa bicara seperti tadi? Tentu iya, aku tidak mengagumi orang yang salah, aku mengagumi seorang bidadari yang baik hati, mempunyai senyum menawan, dan ia pun juga cantik. Tak mungkin jika aku salah. ” Pikirku.

“Baiklah noona aku berjanji tidak akan memikirkan noona berlebihan.” Aku pun meng-iya-kan saran darinya. “Tapi apakah aku masih bisa menjadi penggemar rahasiamu, noona?” Tanyaku dengan sangat pelan karena aku takut jika ada kata yang salah.

“Penggemar rahasia? Bukan rahasia lagi Jungkookie~ karena yang kamu kagumi itu kini sudah tahu semuanya. Boleh kok kamu jadi penggemarku asalkan tidak berlebihan.” Ucapnya sambil mencubit ringan hidungku. “Ya ampun, bahkan noona memanggilku Jungkookie, sebutan itu sangat jarang terlontar dari mulut seseorang kecuali keluarga dan teman dekat, dan ini orang yang aku gemari memanggilku seperti itu? Ya Tuhan apakah malaikat sudah memisahkan jiwa dan ragaku sampai-sampai aku ingin terbang.” Pikirku.

“Noona, bisakah kamu memegang pundakku?” Tawarku kepada Seo Ra noona.

“Bisa kok. Emang ada apa?” Tanyanya yang langsung memegangi pundakku.

“Aku seperti ingin terbang ke angkasa saat noona memanggilku Jungkookie.” Ucapku lalu pletakk.. sebuah gesekan lembut antar jemari indah milik Seo Ra noona dan kepalaku mendarat dengan sangat sempurna. “Ya ! Noona ! Jangan seperti itu, sakit.” Ucapku manja.

“Ya ! Habisnya kau ini banyak menggombal Jeon Jungkook. Baiklah kita akhiri saja perkenalan singkat antara penggemar dan yang digemari, sekarang kita kembali lagi ke kelas agar Seung Ri eonni tidak curiga.” Ucapnya lalu menarik tangan kananku.

“Baiklah noona.” Ucapku setuju.

 

Meski kita ditakdirkan hanya sebatas penggemar dan yang digemari aku sudah cukup senang kok noona. Yang terpenting, kita sudah mengenal satu sama lain meski hanya sedikit, noona sudah mengetahui jika aku mengagumi noona, noona juga sudah mau mengizinkanku untuk menjadi penggemarmu. Kamsahamnida noona~ Neomu neomu joha noona yeopoda~

 

-TBC DI SERIES BERIKUTNYA-

Ini adalah series pertama aku dan menggunakan main cast Jeon Jungkook oppa >_<. Terima kasih buat readers yang mau membaca ff abal-abal ini. Jangan lupa tinggalkan komentar/suka loh ya ! Jangan jadi silent readers ya ! Mianhaeyo~ jika ff ini kurang ngeh dengan selera kalian dan ff ini aneh -emang aneh loh ini-. #BowBarengBTS. Kalau aku pas gak dapat ide, bolehkan aku meminta tanggapan kalian bagaimana series berikutnya? 😀 . Sekali lagi terima kasih buat kalian semua yg mau membaca ff ini. Dan terima kasih juga buat yg setia menunggu kelanjutan series yg lainnya.

Lihat blog aku saja jika ingin cepat melihat kelanjutannya klik, blogku masih sepi 😦 , ayo kunjungi ya !. Bye bye annyeong #bow 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s