[Oneshot] Dream Come True – Freelance

dreamcometrue

DREAM COME TRUE

 STORY BY JUNGHANI

 

STARRING BY

Jeong Jungkook

Han Rae Hyun (OC)

GENRE

Romance, Sad , Friendship

RATE

PG -17

 

-ONESHOOT-

 

—–

 

Daun kering itu terjatuh di tanah subur suatu sekolah, sekolahan yang tampak seperti taman bermain. Ini adalah sebuah TK di Seoul, keadaan sekolah ini begitu rapi dan asri.

“Rae? Kau sedang apa?” wanita tinggi itu mengelus kepala gadis kecil yang sedang berjongkok di depan kelas dengan pintu bergambar bintang.

“Aku melihat ulat itu, mengapa dia menjadi seperti itu?” gumam Rae, Han Rae Hyun. Wanita yang berstatus sebagai gurunya itu tersenyum manis. Dia berfikir, pasti Rae penasaran dengan fase itu , dia memang anak yang cerdas, pikir Im Yoona , guru TK tersebut.

“Dia akan mengalami fase kepompong, di masa depan dia akan berubah menjadi kupu – kupu Rae” ucap Yoona dengan ramah mengacak rambut Rae dengan kasih sayang.

“Ayo kita masuk kelas, Rae .. Kita berdiskusi ya?”

 

“Annyeong!!” Sapa Yoona dengan ramah dan senyuman manis di bibirnya. “Annyeong juga Eomma!!” balas anak anak tersebut. Di sekolah ini sebutan guru bukanlah Seongsangnim , Miss ataupun yang lain , melainkan Eomma .. Guru sebagai orang tua bukan?

 

Eomma ingin bertannya pada kalian , kemarin Eomma bertemu dengan Sungyeol , keponakan Eomma .. Dia menuliskan mimpinya di masa depan? Dia memiliki banyak mimpi .. Apakah kalian disini memiliki mimpi?” Kata Yoona.

Gadis kecil itu mengacungkan tangannya paling tinggi dengan antusias.

“Aku!!!” Ucap nya dengan lantang dan antusias.

“Rae? Bolehkah Eomma mendengarkan mimpimu?” tanya Yoona.

Mereka ditahun depan akan masuk ke sekolah dasar, Yoona tak menyangka waktu berjalan begitu cepat.

“Aku ingin menjadi orang sukses, Aku ingin memiliki pendamping hidup yang sukses dan berprofesi menjadi dokter! Aku ingin hidup bahagia di masa depan! Oh ya , aku ingin menjadi siswa unggulan di sekolah ku besok, Eomma!” kata Rae dengan gemilang dan senyum yang manis. Yoona terkekeh mendengar mimpi Rae yang bisa dikatakan terlalu dewasa untuk seusianya.

 

Eomma pasti mendoakan agar mimpimu tercapai , Rae”

“ Jungkook ? Apakah kau memiliki mimpi yang ingin kau raih?” Tanya Yoona kepada Jungkook. Jungkook tersenyum manis dan mengangguk pelan.

“ Tak usah ragu mengatakannya , ne? Apa mimpimu itu Kookie-ya??” goda Yoona mencolek pipi Jungkook.

“AKU INGIN MENIKAHI GADIS BERMARGA ‘HAN’ , EOMMA!”

 

“Rae? Sepertinya di masa depan akan menikah dengan Jungkook!” goda gadis manis dengan bando yang lucu , namanya Kim Taeyeon. Rae yang mendengarnya tentu dibuat kesal , sudah beberapa hari teman – teman di TK nya meledeknya akan menikah dengan Jungkook.  Ini semua juga salah Jungkook! Dia membeberkan mimpinya untuk menikahi gadis bermarga ‘Han’

 

“Aishh ,, Rae? Kau ingin Jungkook jadi dokter ya? Sepertinya Jungkook juga akan menjadi dokter di masa depan ..” goda Yori , gadis manis itu mencolek pipi Rae. “Yori ! Kau ini temanku atau mau bersama Taeyeon meledekku? Huh! Aku sungguh kesal dengan Jungkook!” dercak Rae kesal menghentakkan kakinya kesal dan duduk di ayun – an.

 

 

“Jungkook – a?” panggil Rae saat Yoona Eomma menutup pembelajaran hari ini. “K-Kau memanggilku?” gumam Jungkook sedikit grogi. Maklum lah, Rae jarang memanggilnya apalagi bermain dengannya?

“Ehmm .. Bolehkah aku mengatakan sesuatu?” tanya Rae. Jungkook mengangguk. Hatinya sungguh berdegup kencang, apakah Rae akan menyatakan suka pada Jungkook? Ini memang yang Jungkook dambakan , bisa melihat wajah Rae dengan jelas. Gadis itu sangat imut.

 

Berhentilah untuk menyukaiku? Aku tak ingin bermain perasaan sebelum aku menggapai kesuksesanku? Aku ingin pergi ke sekolah dasar Seoul Internasional .. Aku tidak ingin kau menghentikan langkahku , kau membuatku kesal dengan ledekan teman – teman kepadaku?”

 

Rae pergi meninggalkan Jungkook. Hati lelaki itu seakan tergores? Ini jelas berbeda jauh dari hal yang diharapkannya? Apakah Jungkook seburuk itu? Dia memang masih kecil dan belum mengerti apa – apa tentang cinta, dia hanya tau kalau hatinya bergejolak bila melihat Rae.

 

—–

 

7 years later ..

 

“Baiklah, untuk kliping alam semesta , maka akan dibagi kelompok ya? Baiklah .. Siswa dikelas ini ada 20 anak , maka berhitung 1 – 10 . Nomor 1 dengan 1 begitupun seterusnya,” jelas wanita paruh baya itu, seragam guru yang digunakannya sangat rapi. Wajahnya sedikit menakutkan? Bahkan siswa – siswa kelas 6 ini terlihat tegang.

 

Setelah guru bermarga Meng itu meninggalkan kelas, semua anak mencari pasangan mereka masing – masing , atau mungkin lebih tepatnya kelompok mereka masing – masing.

“Yori – a? Apakah kau tahu siapa yang nomor 7?” tanya Rae dengan malas mencari pasangannya. “ Molla , tapi saat berhitung sepertinya Chunji mendapatkan nomor 7?” ucap Yori menunjuk Chunji. Rae mengangguk mengerti dan mendatangi Chunji yang sedang berdiri bersama teman – temannya.

 

“Chunji – a? Apakah kau nomor 7?” tanya Rae kepada Chunji. “Bukan, aku nomor 6 .. Nomor 7 adalah

 

Jungkook”

 

Rae memutar bola matanya , melihat kemana perginya laki – laki bernama Jungkook yang terkenal dengan keahliannya membaca peta dan wawasan nya yang luas sehingga wajar bila dia masuk kesal unggulan , atau kelas eksekutif yang satu kelas hanya berisi 20 anak. Sementara Rae? Dia sangat berbakat dalam bidang Sains dan Berhitung , logika nya sudah terbentuk dengan baik.

 

“Kau nomor 7?” tanya Rae dengan nada yang terdengar dingin.

“Iya, kau nomor 7 Rae?” tanya Jungkook dengan berbinar – binar . Rae mengangguk, “Kita mau kerja kelompok dimana?” tanya Jungkook semangat. Rae nampak malas berbicara dengan Jungkook. “Di rumahku saja, besok pukul 8 kau sudah ada di depan rumahku” Rae meninggalkan Jungkook dan pergi ke bangkunya di depan. Jungkook tersenyum senang menampakkan eye smile yang indah.

 

“I LOVE YOU! RAEHYUN!” Teriak Jungkook , Rae tidak memperdulikan itu dan mengeluarkan buku pelajarannya untuk mengulang materi yang diberikan guru Meng tadi.

“Yakk?! Sepertinya ada yang mendapat Jackpot nih?” Lelaki berponi dengan nametag Kim Taehyung menepuk bahu Jungkook dan mengedipkan sebelah matanya genit.

“Ini bukan Jackpot , tapi takdir dari Tuhan karena Raehyun adalah jodohku Kim Taehyung” kata Jungkook dengan percaya diri tersenyum bangga.

Mworago? Hahahaha? Aku tidak salah dengar ? Baiklah , mungkin saja sih kau adalah jodoh Raehyun? Tapi sepertinya tidak deh, Kau kan tidak berbakat di bidang dokter?” Taehyung menatap Raehyun yang terus membaca buku sambil terkekeh. Sementara Jungkook tak bisa mengalihkan pandangannya dari gadis cantik dan rajin bernama Han Rae Hyun.

 

“Jodoh tak akan kemana Mr. Kim? Oh ya? Kau sudah mendapatkan hati Yori?” tanya Jungkook , sahabatnya Kim Taehyung adalah lelaki yang menyukai Yori , sahabat Raehyun. “Belum tapi pasti aku akan mendapatkannya, dia berkelompok dengan Jong In, kudengar dia menyukai lelaki seperti Jongin?” Ucap Taehyung putus asa. Yori memang gadis yang cantik dan pintar di bidang menggambar, terkadang Yori menggambar wajah sempurna Jongin , lelaki tampan yang dia jadikan sebagai wajah paling sempurna di kelas.

 

“Cinta memang butuh perjuangan keras”

 

—–

 

“Raehyun! Han RaeHyun!” Panggil Jungkook dari luar rumah Rae, dia nampak menggunakan kaos berwarna hitam dan topi bertulis B O Y . Digunakannya celana jeans coklat dan sepatu distro kesukaanya.

“Apakah itu Jungkook? Eommo –na? Masuklah , Raehyun ada di dalam” jawab suara wanita seperti eomma Raehyun. Ya , benar itu Ibu Raehyun. Memang keluarga Jeon dan Han sangat dekat. Jadi, Eomma Rae sudah menyayangi Jungkook seperti anaknya sendiri.

Annyeonghaseyo , Eommonim ..” sapa Jungkook dengan sopan mendungkuk 90 derajat. Ibu Rae tersenyum dengan kesopanan Jungkook. “Kau sudah tumbuh besar ya? Dulu kau masih kelas 4 sekolah dasar , kau masih sangat kecil .. Sekarang sudah tumbuh menjadi lelaki dewasa ya? Kau juga bertambah tampan” puji Eomma Raehyun mengambilkan minuman di kulkas untuk Jungkook. Lihatlah? Bahkan Eomma Rae memuji Jungkook sangat berlebihan?

Kamsanida , Eommonim .. Oh ya? Kemana Rae? Kita berdua mau kerja kelompok” jelas Jungkook kepada Eomma Rae. “Dia sedang mandi, oh ya Jungkook , bagaimana kabar eomma mu? Sudah beberapa bulan kami tidak mengobrol bersama?”

Eomma baik – baik , dia beberapa hari ini suka memasak kimchi. Jadi kami sering memakan kimchi bersama dan Eomma suka menanyakan kabar Raehyun , namun aku jawab tidak tahu Karena kami memang di sekolah jarang berinteraksi ..” Jelas Jungkook panjang lebar disambut kekehan dari Eomma Rae.

“Oh ya? Haissh , sepertinya ibumu menggunakan resep Kimchi ku? Aku ingin bertemunya, Oh ya Jungkook? Apakah kau menyukai Raehyun?” tanya Eomma Rae. Jungkook terpaku dengan ucapan dan semua kalimat ucapan Eomma Rae.

“Eh?” gumam Jungkook bingung. “Kau mengaku saja? Iya kan?”

 

Eomma! Sudahlah! Jungkook , cepatlah kemari aku sudah ingin menyelesaikan kliping ini” Rae yang tiba – tiba muncul dari tangga menggunakan kaos dan celana pendek menyuruh Jungkook untuk naik ke kamarnya.

Eommonim, Aku harus ke Rae atau tidak dia akan marah besar , ne?” Jungkook terkekeh ketika mengucapkan marah besar , begitu pun Eomma Rae yang tertawa mendengar celotehan Raehyun.

 

Jungkook naik ke tangga dan melihat – lihat foto di samping tangga , ada begitu banyak foto Raehyun yang menurutnya sangat manis. Dia melihat masa TK Raehyun, mengingat masa – masa itu membuatnya tertawa di dalam hati kecilnya. Apalagi membayangkan imutnya Rae ketika memakan kue soft , pasti cream akan ada di sekitar bibir Rae.

 

Palli~” panggil Rae yang sudah melihat Jungkook  sudah nampak , dia sedang duduk di depan komputer nya. Jungkook mengangguk dan menghampiri Rae, duduk di sebelahnya , melihat layar komputer bersama.

“Aku sudah menyiapkan kliping ini tadi malam , kau print di rumah mu ya? Print di rumah ku ada masalah sedikit , ini ! Aku berikan flashdisk ku , jadi? Kau jangan lupa meng print kliping ini eo?” perintah Rae mencabut flashdisk di komputernya.

Jungkook mengangguk , dia menyukai Rae apabila memperintahnya , wajahnya lucu ketika dia sedikit marah ataupun menampakkan serius. Dia selalu ingin menatap wajah cantik dan manis yang dimiliki Rae.

“Kau tahu kan resiko bila tak mengumpulkan tugas ini?” tanya Rae mendekatkan wajahnya ke wajah Jungkook, bermaksud untuk sedikit bercanda dengan lelaki ini , entahlah apa yang direspon Jungkook.

“Iya Rae? Pasti kita akan berdiri di depan kelas , bukan?” Jungkook balik mendekatkan wajahnya ke wajah Raehyun. Membuat gadis itu mengerjapkan matanya beberapa kali , tadinya dia berniat untuk menggoda Jungkook saja , tapi mengapa Jungkook justru balik menggoda Raehyun?

“Jung .. Jung .. Kookk – a??” gumam Raehyun menampakkan wajah polosnya. Jungkook justru semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Rae, membuat gadis itu mengerjapkan matanya menimbulkan detakan jantung yang luar biasa.

 

CHU

 

Jungkook mengecup bibir plum milik Rae hanya 1 detik. Setelah itu Rae membelakkan matanya,

Mi .. Mian” gumam Jungkook menggaruk tengkuknya dan tersenyum sendiri.

 

—-

 

Jungkook hari ini berangkat dengan aura yang malas, rambutnya tidak se – rapi biasanya. Senyum yang biasanya ada di bibirnya sekarang justru terlihat bibir yang di Pout kan.

Yakk!” Panggil Taehyung yang baru saja datang berlari dan menepuk bahu Jungkook.

Taehyung berjalan bersama Jungkook menuju kelas mereka.

“Kau terlihat tak baik Jeon?” tanya Taehyung. “Kau benar, entahlah aku tertidur pukul 11 tadi malam, aku terus memikirkan cium—“ Jungkook menghentikan ucapannya menyadari apa yang diucapkannya, dan tak perlu orang lain tahu. “ Mwo?? Kisseu??! Kau melakukannya? Bersama siapa? Haisshh, in –“ Jungkook menutup mulut Taehyung dengan ekspresi datar. Lelaki berambut pirang itu , Kim Taehyung hanya mengoceh tak jelas.

“Berhentilah , aku tidak melakukan apa – apa” kata Jungkook melepaskan tangannya di bagian rahang bawah Taehyung. “Jangan – jangan? Tugas Kliping—“ “ Mwo?? Tugas Kliping?! Haishh ! Aku sudah meng print nya ? Hanya saja aku letakkan di meja makan tadi? Hashhh!!! Ottokhe? “ gumam Jungkook memotong pembicaraan Taehyung . Membuat lelaki bermarga Kim menggelengkan kepalanya pelan dengan sifat teledor sahabat dekatnya itu.

“Rumahmu tak terlalu jauh dari sini, kau bisa menggunakan sepedaku bila kau mau?” tawar Taehyung mengambil kunci sepedanya di saku celananya. Jungkook mengambil kunci itu. “Aku titip tasku” Jungkook melempar tasnya dengan buru – buru kearah Taehyung. Lelaki itu menangkap tas Jungkook dan menggelengkan kepalanya heran dengan Jungkook.

 

Jungkook berlari sekencang mungkin menuju tempat parkiran sepeda di depan gerbang sekolah. Mencari sepeda berwarna hitam milik Taehyung. “Aku harus cepat!” katanya mengambil sepeda Taehyung , membuka nya dengan kunci dan mengayuh sepeda hitam itu dengan cepat dan terburu – buru. Keringat dari tubuhnya keluar deras. Nafasnya ngos – ngosan. Sinar matahari yang panas membuat Jungkook semakin merasakan kehausan pada tenggorokannya.

 

“Ayo! Rumah mu sudah terlihat kookie!!” Jungkook memang sangat handal soal kecepatan? Baru 5 menit dia sudah bisa mencapai jarak yang lumayan jauh. Sekarang rumah nya yang berwarna abu – abu terlihat menjulang tingkat.

Jungkook akhirnya sampai di depan rumahnya, dia menghempaskan sepeda milik taehyung , dengan terburu – buru membuka pintu rumahnya. Berlari menuju kamarnya.

“Jungkook , ada apa? Menga —“ Kakak Jungkook yang sedang libur sekolah melihat Jungkook dengan heran , kakaknya bernama Jeon Jessica kelas 3 SMP.

Jungkook keluar dari kamar membawa sebuah kertas dengan map berwarna kuning. “Untuk ini? Kliping ku tertinggal , hehe .. bye bye! Aku harus berjuang kembali? Da! Da! Nenek Tua?!” goda Jungkook kepada kakaknya yang sangat cantik itu. Jessica menggelengkan kepalanya. Jessica dan Jungkook ini hanya berbeda 3 tahun .

 

Jungkook kembali menaiki sepeda dengan cepat tanpa basa – basi. Keringatnya menetes, baju seragamnya pun hampir basah karena keringatnya yang banyak.

Aku mencintaimu , Rae

 

 

“ Tugas Kliping! Kumpulkan kedepan! “ Ucap guru Meng dengan tegas. Rae menggigit bibirnya, kalau dia tidak mengumpulkan tugas kliping ini akan merusak namanya sebagai murid teladan di sekolah ini yang tidak mengumpulkan tugas kliping.

“ Han Rae Hyun? Kemana Jungkook?” tanya Taehyung mencari sahabatnya itu.

“Harusnya aku yang bertanya padamu , kau kan sahabatnya”

 

Semua siswa – siswa sudah mengumpulkan tugas kliping mereka. Raehyun menutup matanya dan menggigit bibirnya .

“Rae? Kemana Jungkook? Oh ya, mana tugas klipingmu? Kau belum maju?” ucap guru Meng menatap Rae yang terlihat ketakutan.

“Ehm .. A – Ak”

 

Meng Seongsangnim , Ini! Tugas kliping nya! Hossh .. Hoshh .. Maaf kan aku terlambat” Jungkook datang dengan rambut yang basah dengan keringat dan baju sekolah yang kancing nya terbuka , basah juga karena keringat.

“ Pukul berapa ini Jungkook?! “ tegas Meng Seogsangnim

“Sekarang? Pukul delapan , tapi jam dinding itu terlalu cepat 1 menit? Bukannya guru meng yang mengatakan nya beberapa waktu lalu? Jadi aku tidak terlambat?” ucap Jungkook sambil terkekeh pelan , ini adalah keberuntungannya. Guru Meng kemudian tersenyum mendengar ucapan Jungkook.

“Baiklah, kau boleh duduk .. Lain kali berangkatlah lebih pagi”

 

Jungkook kemudian duduk di dekat Taehyung. Kim Taehyung tersenyum dan memukul bahu Jungkook.

Bro , kau terlihat cool!” ucap Taehyung. Memang beberapa teman wanita Jungkook , sedikit histeris melihat Jungkook dengan keringat dan pengorbanan nya mengambil tugas kliping di rumahnya. Namun tak lain, itu semua hanya untuk Rae Hyun .. Satu – satu nya wanita yang tidak pernah mau melihatnya sebagai orang yang mencintai dirinya.

 

“Kau tidak mengucapkan terimakasih kepada Jungkook?” tanya Yori menaikkan salah satu alisnya.

“Terimakasih? Karena dia aku hampir mati karena tak mengumpulkan tugas!” dercak Rae mengeluarkan buku ipa – nya.

Yori kemudian menggelengkan kepalanya perlahan.

 

Rae menatap Jungkook yang sedang memperhatikan guru Meng sekilas. Rae tersenyum melihat Jungkook kemudian kembali fokus memperhatikan guru Meng.

 

 

High School …

 

“Beberapa pekan lalu aku melihat Jungkook sedang bermain di pantai , dia sangat cool! Ah, seandainya aku bisa menjadi pacarnya” gumam Jiyeon , gadis yang sedang duduk dengan teman – temannya itu. Sekitar 5 gadis sedang duduk di kantin. Mereka bersekolah di Seoul Performing Art High School .

“Dia juga terkadang suka lewat depan rumahku! Menggunakan sepeda motor! Huaa!! Aku ingin dia menjadi suamiku!!” teriak gadis satu lagi bernama Sunny.

“Rae, kudengar kau sudah bersamanya sejak TK? Menurutmu bagaimana?” tanya Hyomin menatap Rae yang sedang meminum jus jeruknya.

“Bagaimana apanya?” tanya Rae yang dari tadi tidak mengikuti topik pembicaraan teman – temannya itu karena dia tahu bahwa itu mengenai lelaki yang bukan lain adalah Jungkook , Jeon Jungkook.

“Jungkook”

 

“Dia sangat membosankan, dia lelaki nakal yang malas belajar , namun terkadang dia lucu .. Aku tidak menyukainya” jawab Rae dengan nada yang datar. Teman temannya menatap Rae dengan ragu, bagaimana gadis satu ini tidak mengangumi Jungkook sama sekali?

“Yakk!! Dia itu tampan dan tidak membosankan!” dercak Jiyeon kesal menjitak kepala Rae.

“Aww!! Kau kan bertanya padaku? Tentu saja aku jawab apa adanya!”

“Rae memang harus menggunakan kaca mata,” sindir Sunny menggelengkan kepalanya. Kemudian Rae berdecak kesal mendengar itu.

“Aku ingin mengambil makanan di sana, tunggu sebentar ne” ucap Rae beranjak dari duduknya dan berlari kecil kearah kedai kentang goreng itu.

 

BRAKK!

 

Rae melotot melihat bajunya yang basah dengan air mineral itu. Dia mengusap baju yang terkena air itu. Kemudian menatap orang yang menumpahkan air mineral kebajunya.

Mi – Mian Aku tidak sengaja, kau ber—“

“Yakk!! Jeon Jungkook! Ini akan menjadi transparan! Kau mau aku menjadi tontonan para namja eo?!” kesal Rae berusaha melonggarkan baju putih yang digunakannya. Jungkook yang menyadari hal itu segera melepaskan jaket yang digunakannya dan memakaikannya kepada Rae.

 

Rae terdiam,

 

“Maafkan aku, aku benar – benar tak sengaja ..” Ucap Jungkook tepat ditelinga Rae.

 

 

“Raehyun! Aku membawakan ini untukmu, bagaima latihan menyanyi mu? Sukses kah? Aku membelikan soda ini untukmu –“

“Aku tidak minum soda,” ucap Raehyun kepada Jungkook dengan datar kemudian duduk dan meminum air mineral.

“Oops, maaf aku tidak tahu .. Kau sangat cantik dengan rambut seperti itu” ujar Jungkook menatap penampilan Raehyun , rambut yang diikat kuda dengan pita warna hitam.

Rae diam tak merespon ucapan Jungkook.

“Kau tahu? Aku mengunggah foto selca mu beberapa waktu lalu , aku mem – Bluetooth nya lewat Sunny, hehe .. Kau sangat cantik , aku mengunggahnya sebagai target masa depanku…” ucap Jungkook dengan tulus, mungkin dari ucapannya .. Sepertinya , dia akan menembak Raehyun.

“Oh ya, Eomma ku mengundangmu makan bersama? Aku jemput ya lusa .. Dia sepertinya ingin melihatmu setiap hari?” kata Jungkook. Apa maksud dari ini? Ya, sepertinya melihat setiap hari diartikan bahwa Rae lebih baik menjadi pendamping hidup Jungkook?

 

Rae berdiri , ingin meninggalkan Jungkook. Jungkook yang tahu akan hal itu berdiri sambil meminum soda.

 

PRAANG

 

Kaleng itu,

 

Terjatuh..

 

Rae lagi – lagi terkana sialnya, bajunya basah .. Wajah nya penuh dengan soda?

 

“KAU!!” teriak Rae dengan kesal, dia tadinya pergi untuk kembali ke tempat latihan.

Mi .. Mi .. Mian” kata Jungkook mengambil sapu tangannya mengelapkan itu ke bahu Rae dan turun ke dada Rae.

“Yakk!! Kau mau apa?” Tanya Rae dengan kesal , menghempaskan tangan Jungkook.

“Maaf .. Aku tidak bermaksud –“

 

“BISA TIDAK KAU BERHENTI MENGUNTITKU?!” ucap Rae dengan nada yang tinggi , suara yang lantang. Jungkook terdiam,

“Aku menyukaimu .. Aku ingin jadi su—“

“INI BELUM SAATNYA , JEON JUNGKOOK! KITA AKAN MASUK KE PERGURUAN TINGGI! SEHARUSNYA KALAU KAU MENYUKAIKU , KAU BERUSAHA MENJADI LELAKI YANG PANTAS UNTUKKU! LELAKI IDAMANKU! BUKANNYA MENJADI PECUNDANG SEPERTI INI!” omel Raehyun , matanya memerah sudah muak dengan semuanya, Jungkook terlalu berfikir instan menurut Rae, dia memikirkan hal yang tak perlu. Jungkook selalu menganggap bahwa itu semua takdir, tapi? Usaha juga dapat merubah takdir buruk kita bukan?

 

“KAU INGIN MENGGAPAI IMPIANMU , BUKAN? MENIKAHI GADIS  BERMARGA HAN? JIKA KAU INGIN MENIKAHI KU! KAU HARUS BERUSAHA MEMENUHI MIMPIKU? APA KAU SANGGUP?” kata Raehyun dengan deru nafas yang tidak teratur.

“Maaf , aku hanya ingin mengungkapkan saja perasaan ku padamu ..” Rae pergi mengambil barang – barang nya. Sementara Jungkook terdiam mendengar ucapan Rae. Dia berfikir, Rae cukup pintar , bahkan Jungkook tidak berfikir seperti itu? Dia menyesal baru menyadari ini semua sekarang ..

 

 

Semenjak kejadian itu , Jungkook menghindar dari Rae. Dia tidak seperti biasanya yang selalu mendekati gadis bernama Han Rae Hyun .. Bahkan Rae, merasa aneh bila tidak ada Jungkook yang mengganggunya lagi , jujur saat itu dia hanya meluapkan emosinya saja. Dia tidak membenci Jungkook,. Sebenarnya ..

 

“Sebenarnya kau menyukai Jungkook tidak, Rae?” tanya gadis cantik yang sedang menyelimuti dirinya dengan selimut bergambar keroropi, gadis itu adalah Jessica Jung.. Kakak Jungkook yang cukup akrab dengan Rae , bahkan terkadang mereka menginap di rumah Rae ataupun Jessica.

“Aku menyukainya ..” ucap Rae tersenyum , dia sedang membuka laptopnya.

“Mengapa kau tolak mentah Jungkook eo? Dulu saat SD kau masih ingat tentang kliping itu? Bahkan Mark tidak pernah melakukan pengorbanan apapun pada eonii mu ini” ucap Jessica beranjak mendekat kearah Rae.

“Eommo!! Kau mengedit foto Jungkook? Mwo?! Saranghae? Kau mencintainya??” tanya Jessica kaget melihat editan foto Jungkook diberi beberapa effect kemudian dibawahnya ditulis , Jeon Jung Kook Saranghae menggunakan hangul.

“Begitulah , perasaan ini sudah ada sejak aku masuk kelas 4 sekolah dasar” kata Rae.

“Mengapa kau berlaku seperti itu kepada namja dongsaeng ku eo?” tanya Jessica mengacak rambut gadis yang lebih muda darinya yang sudah dianggapnya sebagai adiknya.

“Karena .. Aku tak mau melihat Jungkook mengejar ku saat masa – masa sekolah .. Aku ingin dia menjadi dokter besok , jadi aku tidak memberikan sedikit pun harapan padanya sekarang ..”

 

Diaa ..

 

Han Rae Hyun ,

 

Juga menyukai Jeon Jung kook.

 

Rae masih ingat ketika Jungkook kesal karena Rae yang tidak sengaja membawa topinya dan menghimpitnya di loker berusaha menciumnya saat kelas 1 SMA .. Dia masih sangat ingat dengan kejadian itu, namun justru Rae malah menampar Jungkook. Sesungguhnya dia menyukai itu, namun dia tidak ingin memberikan walau sedikit saja harapan pada Jungkook.

 

 

Rae POV

 

Aku menyandarkan kepalaku di kursi dekat kampus. Ya , sekarang aku sudah berada di perguruan tinggi .. Tidak terasa bukan? Aku masuk ke Universitas Kyunghee, , aku bersekolah disini bersama Jiyeon, Yori , Taehyung dan … Jeon Jungkook ..

Jiyeon mengambil jurusan seni , Yori mengambil jurusan ekonomi sementara Taehyung mengambil jurusan keagamaan, entahlah Taehyung berubah ? Bahkan dia sekarang sangat patuh pada agama nya , Kristian.  Sementara Jungkook … Dia masuk ke jurusan kedokteran .. Entahlah aku bermimpi atau tidak? Dia bisa masuk ke jurusan kedokteran, dia sempat menganggur 1 tahun saat itu, jadi dia mungkin akan lulus setelah aku . Dia mungkin mempelajari tes masuk nya? Atau entahlah , aku sudah tidak ada kontak dengan Jessica Eonii , terakhir saat aku akan masuk ke perguruan tinggi, Jessica Eonii tinggal di L.A untuk melanjutkan kuliahnya bersama Mark. Kudengar , Jungkook juga akan pergi kesana untuk kuliah jurusan kedokteran.

 

Jungkook , sebenarnya kau sudah berhasil dari awal ..

 

Aku sudah mencintaimu ..

 

Rae POV END

 

Author POV

 

“Raehyun!” panggil Yori dari kejauhan. Raehyun yang sedang duduk itupun menoleh kebelakang , didapatinya Kim Yori sedang berlari kearahnya dan segera duduk disampingnya.

“Ada apa?” tanya Rae.

“Jungkook ..” gumam Yori, Rae terdiam? Dari mimik wajah Yori , ini bukan berita yang membahagiakan baginya,

“Lusa akan pergi ke L.A melanjutkan kuliahnya!” seru Yori menepuk bahu Rae. Rae menampakkan ekspresi kaget, namun tidak begitu mencolok. Dia tak menyangka, bahkan Jungkook adalah orang yang sesungguhnya sangat ia sayangi.

“Kau tahu dari mana?” tanya Rae.

“Kau membuka email di laptopku, aku membuka email dan akun itu masih terdaftar milikmu .. Ada pesan dari Jessica Eonii , bahwa Jungkook akan pergi ke LA lusa, itu adalah kemauannya sendiri”

 

DEG

 

Apa ini karena Rae? Karena Rae , Jungkook memilik tekad yang besar?

 

 

“Rae..” panggil Jungkook yang melihat Rae sedang membuka lokernya. Wajah Rae tak terlihat oleh Jungkook , hanya badannya. Wajah Rae terhalangi oleh pintu loker.

Rae menghembuskan nafasnya dan memejamkan matanya sebentar nanar, setelah itu mengeluarkan ekspresi datar dan menutup loker , menatap Jungkook yang memanggilnya.

“Ada apa?” tanya Rae berkesan cuek.

“Maaf,”

 

Rae terdiam menatap wajah Jungkook yang menunduk,

 

“Aku harus pergi ke LA .., Lusa .. Aku berharap ini akan membuatmu bahagia, Rae .. Aku juga berharap selama kau di LA jangan menerima lamaran dari lelaki lain , aku hanya .. hanya ingin menyaksikanmu sementara .. Aku mohon ..” pinta Jungkook.

Aku tidak pernah memintamu untuk bersekolah sejauh itu , Jungkook batin Rae.

“Baguslah, aku berharap kau bisa berprestasi disana , soal itu aku tidak tahu dan tak yakin” ucap Rae sedikit dingin namun terlihat ekspresi gugupnya.

“Aku pasti akan berusaha datang awal untukmu , kumohon .. Tunggu aku sampai kembali ke Seoul” ucap Jungkook tersenyum manis. Kemudian membalikkan badannya, Rae tersenyum mendengar ucapan Jungkook.

Pasti aku akan selalu menunggumu , Jungkook ..

 

beberapa tahun kemudian ..

 

“Sepertinya kau akan flu Rae .. Pergilah kedokter di rumah sakit Seoul , carilah obat disana” ucap Eomma Rae yang merasakan anaknya pucat dan bersuhu tinggi. “Tidaklah Eomma , aku beli di apotek saja , mungkin bi—“

“Menurut lah perintah Eomma ini , kau masih ingat kejadian di Busan? Kau tak menurut Eomma , sehingga kau tenggelam di pantai .. Sudahlah , pergi ke dokter ..”

“Itu sudah lama , Eomma .. Bahkan sudah lebih dari –“

“Husshh!! Menurutlah kata Eomma mu ini ..”

 

Rae mengangguk dan tersenyum untuk perhatian Eomma nya. Dia sangat perhatian kedapa Rae, beberapa hari ini memang dia sangat sibuk di rumah sakit Seoul II , namun untungnya sekarang dia sedang tidak ada shift sama sekali. Dia bisa istirahat sementara, oh ya .. Rae akan pindah tugas di Rumah sakit Seoul I , yang akan dia kunjungi sekarang ini.

 

“Ini uang taksinya , terimakasih..” ucap Rae menyerahkan 1 lembar uang kepada supir taksi tersebut, tak lupa memberi senyuman khasnya.

Rae berjalan ke rumah sakit yang megah berada di kawasan Seoul ini , sekaligus dia ingin melihat calon tempat kerja nya ini.

 

“Dokter John Guk? Orang barat kah?” ucapnya sambil duduk di kursi yang disedakan , menunggu nomor nya dipanggil , setelah ini adalah orang nomor 118 dan 3 kali setelah itu adalah Rae.

Annyeonghaseyo .. “ Sapanya kepada wanita cantik yang membawa buah hatinya.

Annyeonghaseyo..” sapa balik wanita itu.

“Apakah aegi mu ini juga sakit flu?” tanya Rae kepada wanita berambut coklat. “Ehm , memang pergantian musim ini sangat ekstrim, oh ya .. Nae Ireumi Cho Seohyun” ucap wanita yang diketahui Rae bernama Seohyun.

“Kudengar dokter John ini orang korea hanya saja bersekolah di LA, dia sangat mahir .. Multi talent , padahal umurnya masih muda” cerita Seohyun yang sudah mulai akrab dengan Rae.

“LA?” gumam Rae.

Eo , dia juga tampan .. Hanya saja dia belum memiliki calon istri , aku cukup dekat dengan dokter John karena dia adalah dokter kesayangan aegi ku ini, dia tidak mau diobati dokter selain dokter John”

“Sudah berapa lama dokter John ada disini?”  tanya Rae yang mulai penasaran dengan Dokter John.

“Sekitar 2 tahun , belum lama .. Tapi dia terkadang pulang pergi dari LA ke Seoul”

Rae mengangguk.

 

“Hey? Siapa nomor 121? Mengapa dia belum masuk?” ucap Seohyun yang melihat layar di depan pintu dokter John menyala. “121? Itu aku” gumam Rae. Rae segera mengambil tasnya dan berjalan kepintu dokter John.

 

Rae membuka knop pintu ,

 

Dia melihat lelaki yang sedang duduk dan menulis disebuah buku , rambutnya berwarna hitam dan berbadan sedikit besar namun tidak gemuk , mungkin ideal. Rae duduk di kursi yang berhadapan dengan dokter John.

 

“Aku merasakan pusing di bagian kepala dan sakit tenggorokan,” ucap Rae.

“Kalau begitu anda boleh berbaring di ranjang , saya akan memeriksa” ucap John dengan formal. Kemudian mengeluarkan alat kedokterannya. Rae membuka mulutnya , sementara dokter John melihatnya dengan senter kecil khusus dokter. Dokter John terpaku melihat Rae, begitupun Rae melihat lelaki berkaca mata itu.

 

Dokter John mematikan senter itu ,, Rae juga segera duduk di tepi ranjang.

 

“R—Raehyun?” gumam dokter John seperti mengenali gadis cantik menggunakan balutan sweater dan syal ini.

“Jeong .. Jung Kook?” gumam Rae menatap mata Jungkook.

 

Mereka terdiam , saling menatap wajah orang dihadapan mereka.

10 menit berlalu, mereka tak bosan menatap satu sama lain.

 

“Apakah kau Han Rae Hyun?” Dokter John yang ternyata adalah Jungkook itu! Tersenyum manis sambil memperhatikan bagian wajah Rae.

 

“Ini .. – Ini aku Han Raehyun ..” gumam Rae yang juga tersenyum senang.

 

Bo – Bo – Bogoshipeo” Jungkook memeluk Rae, begitupun Rae yang balas memeluk Jungkook dengan sangat erat . Mereka membenamkan wajah mereka di bahu orang yang mereka peluk. Memejamkan mata menandakan bahwa mereka sangat menikmati pelukan pertemuan ini.

 

Jungkook melepas pelukannya,

 

“Kau masih bersama Kim Seok Jin? Aku dengar dari Yori,” tanya Jungkook melepas kaca matanya dan meletakannya di meja kerja nya.

Rae terkekeh,

Wae? Mengapa kau malah tertawa?” tanya Jung Kook.

 

“Aku tidak ada hubungan apa – apa dengan Jin , memang dia menyukaiku tapi aku hanya menganggapnya sahabat seperti Yori dan tak lebih”

“Begitukah?” Jungkook menggaruk kepalanya, grogi sambil terkekeh pelan.

 

“A—Apa aku boleh bertanya sesuatu?” tanya Jungkook.

 

Rae mengangguk,

 
“Bolehkah aku menggapai mimpiku?” tanya Jungkook menggenggam tangan Rae. “Mimpi? Menikahi gadis bermarga Han?” tanya Rae balik dengan  wajah cemberut. Jungkook khawatir , apa jangan – jangan? Rae sudah dimiliki oleh orang lain?

“Han Rae Hyun? Mengapa tidak menjawabku”

 

“Tidak,”

 

Jungkook terpaku,

 

“Tidak ada orang bermarga Han disini , hanya ada dua orang bermarga Jeon disini .. Yaitu Jeon Jung Kook dan Jeon Rae Hyun..”

 

Jungkook dan Rae tersenyum dan kembali berpelukan. Mereka tidak menyangka akan dipertemukan kembali dengan moment yang begitu manis.

Jungkook melepas pelukannya dan menatap wajah yang sangat dirindukannya itu,

 

Kemudian Jungkook mengecup bibir gadis yang sangat dicintainya itu , mengecup bibir itu beberapa kali sehingga menimbulkan bunyi kecupan singkat.

 

Rae dan Jungkook memundurkan wajah mereka, kembali menatap satu sama lain.

 

“Mengapa kau tidak menemuiku? Kau sudah di Seoul selama 2 tahun!” kesal Rae memukul dada Jungkook.

“Hi Hi Hi, aku kira kau sudah bersama Jin .. Kata Yori kau sering jalan dengan Jin” ucap Jungkook. “Oh ya? Sepertinya gadis ku ini akan bekerja untukku mulai minggu depan?” sindir Jungkook mengeluarkan smirk nya.

“Apakah untukmu? Aku memang akan menjadi suster disini..”

“Ehm .. Mengapa kau memberi nama dokter mu John? Bukan Jungkook?” tanya Rae kembali. “Karena di LA aku dipanggil John , jadi aku belum mengedit namaku menjadi Jongkook hehe,” ucap Jungkook mencubit pipi Rae.

 

“Akhirnya .. Mimpiku tercapai menikahi gadis secantik kau .. Rae.. Menikahi gadis bermarga Han .. Aku sudah tau kau mencintaiku dari Jessica Noona , dan aku sangat bersemangat menuntut ilmu di LA mengetahui itu, yang jelas aku sanggaaaat menyayangi mu , kau adalah bintang ku .. Kau adalah mimpiku dari dulu yang akhirnya bisa tecapai .. Aku ingin menikahimu .. Menjadikan mu pendamping hidupku? Melihatmu setiap pagi dan malam? Aku mencintaimu Rae ..”

 

-END-

 

NOTE

Annyeong!! Hehe~ Aku lagi suka nih sama couple buatan aku Rae X Jungkook . hehe maklum lah beberapa bulan lalu sampe sekarang aku jadi ARMY .. Hehehe ^^ Jadi mungkin ada beberapa FF dengan Couple itu , oh ya .. Ini baru sekedar Project aja sih, Kalau FF Ku yang bertakjubkan Love Blossomed in Summer dengan rating tertinggi itu akan aku buat sequel? Ini baru rencana aja , jadi bisa aja ga jadi .. Makannya kasih semangat buat aku untuk nulis ff itu ya? Judulnya adalah ..!! TENGG!!

NEIGHBOR, dengan pemerannya masih sama Luhan X Jessica ditambah RaeXJungkook.. Ya semoga kalian sabar nunggu ff ini ya, jangan lupa kasih semangat ke aku lewat SMS, Twitter ataupun comment ya! Supaya aku lebih cepet nulis sequel ini!! Thanks ~ Love U~~~

Advertisements

3 thoughts on “[Oneshot] Dream Come True – Freelance

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s